Cara Ternak Burung Lovebird Agar Cepat Kawin dan Bertelur

  • Whatsapp
cara ternak burung lovebird

Beternak lovbird memang gampang-gampang susah, sudah untuk pemula tapi mudah untuk dilakukan bagi yang sudah berpengalaman.

Bicara tentang beternak burung lovebird memang tidak sesimple beternak ayam, karena karakter burung lovebird jauh berbeda.

Dalam hal proses untuk budidaya burung lovebird memang ada bebeapa proses yang harus dilakukan, karena jika prosesnya melompat, seperti menyatukan lovebird yang belum berjodoh, maka resiko gagal dalam beternakpun akan terganggu.

Maka dari itu, penting sekali untuk melakukannya secara bertahap, seperti memilih lovebird yang sudah berumur matang, proses menjodohkan, menagemen pakan dan lain sebagainya.

Hambatan Beternak Lovebird

Sebelum melanjutkan tentang tips beternak burung lovebird, alangkah baiknya mengetauhi terlebih dahulu tentang beberapa hambatan terjadinya kegagalan yang sering kicaumania alami, yang mungkin bisa anda hindari dengan mengetahui tentang penyebabnya, seperti :

  • Lovebird tidak mau kawin dan di kawini
  • Salah satu burung galak terhadap pasangannya
  • Lovebird belum benar-benar berjodoh
  • Salah satu burung terluka dan bahkan mati karena bertengkar
  • Telur lovebird tidak mau menetas
  • Salah memilih pasangan ( berjenis kelamin yang sama )
  • Lovebird tidak mau bertelur
  • Telur sering pecah
  • Anakannya mati
  • Jantan lovebird mengganggu betina mengeram

Nah, dengan melihat beberapa hal yang kegagalan yang mungkin terjadi ketika beternak lovebird, maka untuk menghindarinya adalah dengan proses yang tepat yang sebentar lagi akan kalian ketahui dengan membaca penjelasannya di bawah ini.

Lihat Juga : Jenis Burung Lovebird dan Gambarnya

Cara Ternak Burung Lovebird

cara ternak lovebird yang benar

Karena banyak hal yang membuat ternak lovebird menjadi gagal, maka ada beberapa point penting untuk melakukannya, seperti memilih indukan lovebird, memastikan umur lovebird siap produksi, proses penjodohan, pengaturan pakan yang tepat dan hal lain sebagainya.

  1. Memilih Indukan Lovebird

Memilih indukan lovebird merupakan tahap awal yang penting untuk dilakukan, karena disinilah menjadi salah satu penentu keberhasilan dalam beternak.

Dan untuk memilih indukan, maka yang mendasarinya adalah dengan mengetauhi perbedaan burung lovebird jantan dan betina yang sudah matang birahi dan umurnya.

Namun, jika rekan-rekan ingin membeli burung lovebird yang pernah produksi di tempat yang di percaya, maka proses beternaknya akan lebih mudah untuk dilakukan.

Akan tetapi, jika ingin membeli loveibrd yang belum pernah produksi, maka bisa memilih lovebird yang berkualitas untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Bagi yang belum mengetauhi tentang mengetauhi lovebird jantan dan betina, maka bisa membacanya terlebih dahulu, Lihat : Perbedaan Burung Lovebird Jantan dan Betina .

Setelah mengetauhi perbedaan lovebird jantan dan betina, maka selnjutnya memilih usia burung yang sudah matang, sekitar 8 bulan saja sudah cukup, namun itu tergantung perawatannya, jika di umur 7 bulan sudah matang birahinya, maka bisa dilakukan proses penjodohan.

gambar lovebird biola

Gambar lovebird biola

  1. Pakan Ternak Lovebird

Jika lovebird yang akan di pastikan satu jodoh dan memiliki umur yang cukup, sekitar 7 bulan keatas, maka untuk selanjutnya untuk membuat proses beternaknya lancar, maka untuk pemberian pakan perlu untuk dilakukan, agar birahi burung menjadi stabil, sehingga nantinya burung mau kawin dan di kawini setelah di jodohkan.

Baca Juga : Cara Menjodohkan Burung Lovebird

Ketika lovebird sudah berjodoh, maka pakan perlu di setting ulang seperti memberikan kangkung setiap hari selama lovebird kawin, jagung seminggu 4 kali dan untuk pakan dari biji-bijian seperti milet putih, milet merah, Canary Seed, kwaci untuk membantu organ reproduksi burung lebih baik lagi, terutama untuk kualitas telur .

Setelah burung lovebird mengeram, maka untuk  pakannya cukup di berikan millet putih saja, dan untuk pakan seperti kangkung di stop terlebih dahulu, karena di khawatirkan burung menjadi birahi, dan proses mengeramnnya terganggu, karena jantan sering menggangu betina ketika mengeram.

  1. Kandang Ternak Lovebird

kandang koloni lovebird

Dalam penggunakan kandang untuk ternak lovebird memang beragam, tergantung kebutuhannya, ada yang menggunakan kandang baterai dengan ukuran 60cm X 44Cm X 40 cm untuk satu pasang lovebird.

Namun, jika ingin beternak lovebird lebih dari satu dengan ukuran kandang seperti di atas, maka harus membeli beberapa kandang, sesuai jumlah lovebird perjodohnya.

Akan tetapi, bagi yang ingin beternak lovebird dengan menggunakan kandang koloni karena memiliki lahan yang luas, maka sah-sah sja, dan itu merupakan cara yang mudah untuk beternak, karena tidak menjodohkan satu persatu dan burung mencari calon pasangannya masing-masing.

Namun mastikan jumlah lovebirdnya pas, antara jantan dan betina, sehingga tidak saling berebut pasangan yang bisa proses beternaknya menjadi terhambat.

gambar lovebird ngekek

Gambar lovebird ngekek

  1. Aksesoris Ternak Lovebird

Untuk beternak, tentunya lovebird membutuhkan tempat dan bahan untuk bersarang. Siapkan golodong sesuai kebutuhannya dan juga rumput atau serbuk kayu untuk burung bersarang yang bisa di simpan langsung ke dalam glodoknya.

Lihat Juga : Makanan Burung Lovebird Agar Cepat Berrtelur

Selain itu, perhatikan konsisi sirkulasi udara, karena sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan kesehatan burung itu sendiri, terutama untuk beternak lovebird di dalam ruangan, dan jika di butuhkan bisa menggunakan lampu sebagai penghangat, jika tempat beternak burung tidak terkena sinar matahari.

  1. Bertelur dan Mengeram

cara ternak loveebird agar cepat bertelur

Setelah burung kawin dan dikawini, biasanya beberapa minggu , burung akan bertelur, dan telurnya itu sendiri bisa mencapai 3 – 8 buah telur, tergantung kualitas dan keturunan burung itu sendiri.

Dan ketika burung sudah tidak bertelur lagi, maka akan mengeram hingga menetas selama 22 sampai 25 hari lamanya.

Jika telur yang di erami lebih dari 27 hari, maka sebaiknya tinggal di buang saja, karena kemungkinan telur tersebut “Zong”  atau tidak akan menetas.

  1. Merawat Piyikan Lovebird

Sebenarnya, untuk merawat lovebird yang baru menetas cukup mudah, dan hanya kebutuhan makan saja, dan indukannya bisa merawatnya dengan baik.

Namun, bagi rekan-rekan yang ingin merawat anakan yang baru netas, guna agar indukannya bertelur kembali maka bisa mengangkat saja dari glodok dan menyimpannya diruangan khusus anakan lovebird dan membantu memberiskan pakan dengan cara menggunakan suntikan yang dilengkapi dengan pentil sepeda agar mudah memberikan meloloh anakan lovebird.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.