Cara Melatih Mental Burung Murai Batu Bakalan/Muda Agar Bermental Juara

  • Whatsapp
melatih mental murai batu bakalan

Pemilik burung murai batu mana yang tak akan senang, bila burung-burung yang dirawatnya bermental juara. Tanpa kerja keras yang berarti, burung telah memiliki keberanian. Tidak perlu dilatih secara intens, burung sudah punya karakter seperti itu. 

Akan tetapi pada kenyataannya tak semudah membalik telapak tangan. Keadaan tersebut tidak didapatkan secara mudah, tanpa adanya latihan yang dulunya dilakukan  secara rutin. Sehingga pada akhirnya burung murai batu menjadi terbiasa.

Cara Melatih Mental Burung Murai Batu Agar Bermental Juara 

Biasanya hal ini terjadi pada burung murai batu bakalan yang baru saja dibeli di pasar. Memang harganya terbilang murah, jika dibandingkan dengan yang sudah terlatih dan sering menang dalam kompetisi. Tapi Anda tak perlu cemas. Berikut triknya melatih burung murai batu Anda, sehingga bermental juara.

  1. Pemberian ekstra fooding

Ef tak hanya berlalu untuk burung pemain lomba, pada burung bakalan juga bisa diterapkan metode pemberian pakan tipe ini. Ini bertujuan untuk mendapatkan suara nyaring sang burung, ketika berkicau nanti. Di samping itu guna pembentukan mentalnya.

Nah, Anda bisa melakukan ini pada burung murai bakalan Anda. Semangat fighternya dapat Anda bangkitkan, melalui sistem pemberian pola pakan semacam itu. Untuk sementara waktu, jangan langsung berikan voer. Tapi ekstra fooding yang berasal dari tempat dulu mereka hidup liar. Seperti jangkrik, cacing tanah, kepompong, belalang dan masih banyak lagi. Baru nanti setelah ia terbiasa dan mentalnya sudah terbentuk mapan, voer bisa diberikan dengan dosis tepat.

  1. Berikan wilayah teritorialnya 

Pada dasarnya murai batu ingin diakui lebih di mata lawan-lawannya. Dan sifat teritorialnya tersebut bisa terbentuk, manakala mereka sudah menguasai wilayah tertentu. Untuk mengembalikan sifat fighternya ini, Anda dapat memberikan sebuah tempat untuk memicu gairah pesaingnya. 

Caranya adalah dengan memisahkan dengan burung-burung lain. Setiap pagi, pisahkan mereka dari jarak semula sekitar 2-3 meter, ke suatu tempat yang membuatnya nyaman. Embunkan di sana beberapa saat, lalu kembalikan lagi ke tempatnya semula. Ketika melakukan penggantangan ini, murai batu harus benar-benar sendiri. Sehingga egonya untuk menguasai suatu wilayah, dapat segera muncul, karena tak ada saingan yang harus mereka kalahkan.

Baca Juga : Penyebab Murai Batu Trotol Ngedrop Mental  

Kemudian perhatikan perubahannya dalam 2-3 minggu. Apabila murai batu terlihat tidak nyaman setelah bertemu burung lain. Dadanya dibusungkan ke depan. Itu tandanya mentalnya latihan yang Anda lakukan sukses. 

  1. Mengasah mental selanjutnya

Langkah selanjutnya adalah dengan meningkatkan porsi pelatihan mental. Sesekali Anda perlu menemukan mereka dengan jenis burung berbeda, seperti burung kacer atau yang lain dalam suatu tempat. Lalu biarkan sesaat ia merasakan ketidak-nyamanannya sebab ada pesaing di dekatnya, sehingga mau mengeluarkan suara.

Namun ingat. Ini tidak boleh dikerjakan setiap hari. Karena burung murai juga bisa mengalami stres bila sering-sering berkicau. Pita suaranya juga bisa serak. Sebab selalu dipaksa bersuara.

  1. Melakukan treatment lain

Sama seperti murai batu lain, masalah penjemuran, mandi hingga pengembunan juga penting dilakukan. Caranya tetap sama, yakni dengan memperhatikan kondisi cuaca sekeliling dan keadaan fisik murai batu. Selain itu, pemberian vitamin sebagai penunjang stamina serta metabolisme tubuhnya juga harus dilakukan. Agar selalu prima saat dipertemukan dengan burung lain. 

Demikian tadi ulasan singkat mengenai cara melatih mental burung murai batu agar bermental jawara. Mudah-mudahan bermanfaat. Dan selamat memelihara burung murai batu. 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *